Beberapa Pilihan Cara Membuat Taman Vertikal

Tinggal di kawasan perkotaan memang mendatangkan berbagai kemudahan, tapi di satu sisi minimnya lahan harus membuat penghuninya putar otak untuk bisa memiliki teras dengan segala tanaman yang cantik. Namun, kini ada solusi berupa taman vertikal yang biasanya memanfaatkan dinding hingga jendela rumah sebagai media bercocok tanam. Berikut beberapa pilihan cara membuat taman vertikal.

Menggunakan Botol Plastik Bekas
Membuat taman berdiri nyatanya tidak sesulit dan semahal yang dibayangkan. Beberapa cara kreatif seperti menggunakan botol plastik bekas dapat dicoba. Berikut langkah-langkah singkat membuat green wall dari botol plastik bekas:

  1. Bersihkan dengan cara mencuci sampai bersih botol plastiknya. Setelah itu, juga cuci tali, biji, dan tanah yang tidak lain merupakan bahan untuk membuat green wall. Pada bagian badan botol, potong secara memanjang menggunakan cutter.
  2. Sisi yang tidak dipotong, silakan untuk memberi lubang sebagai irigasi tanaman.
  3. Masukkan tanah sampai setengah, kemudian beri bibit di tengah, tambahkan tanah lagi secukupnya.
  4. Ikatkan botol dengan hati-hati ke jeruji yang sudah dipasang pada tembok yang akan dijadikan sebagai taman berdiri.

Menggunakan Pipa Bekas

Tidak jauh berbeda dengan membuat taman berdiri dari botol plastik, cara membuat dari pipa bekas pun cukup mudah dan murah. Begini caranya:

  1. Tentukan Ukuran.
  2. Jangan asal pilih pipa, pastikan bahwa segala ukurannya pas dan sesuai dengan taman impian Anda. Ukuran ini sebaiknya disesuaikan dengan sudut yang akan dipakai.
    • Jika Anda memilih pipa 4 inci, sebaiknya miliki satu lubang saja supaya ada tempat untuk akar tanaman.
    • Jika menggunakan pipa 6 inci, maka Anda bisa memberi lubang sebanyak tiga buah pada setiap baris pipa.
  3. Potong Pipa.
  4. Nah, untuk langkah memotong pipa, ini tergantung dengan keinginan Anda, seberapa panjang yang dibutuhkan dalam menanam tanaman.
  5. Bagi pipa menjadi empat bagian sama panjang. Namun, perhatikan jenis tanaman apa yang akan Anda tanami, jika jenisnya adalah sayuran bagi setiap 30-8 cm, jika jenisnya bunga-bungaan perkirakan juga ukurannya yaitu 20-30 cm.
  6. Langkah membuat taman vertikal selanjutnya adalah melapisi pipa dengan plastik yang sama ukurannya. Tujuannya supaya pipa tidak rembes dari tanaman.
  7. Sebelum Anda meletakkan tanah, bibit, letakkan kain pada dasar pipa untuk menahan tanah agar tidak berjatuhan.
  8. Kemudian, Anda hanya perlu memasang pipa-pisa tersebut pada tembok.

Membuat dari Palet Kayu

Cara yang satu ini akan menarik untuk dibuat, apalagi jika Anda menyukai konsep rustic dan memanfaatkan ornamen kayu. Tidak sulit untuk membuatnya, yaitu:

  1. Persiapkan bahan seperti:
    • Palet Kayu.
    • Bahan lanskap.
    • Beberapa lembar plastik kualitas terbaik.
    • Gunting.
    • Stepler tembak beserta isinya.
  2. Setelahnya, lapisi palet dengan plastik tebal dan pasang menggunakan stepler tembak. Jika Anda tidak memilikinya, manfaatkan paku payung yang kuat.
  3. Lapisi lagi dengan bahan lanskap. Lanskap akan berguna sebagai pencegah air menggenang. Gunting sesuai ukuran dan pasangkan ke palet dengan stepler tembak.
  4. Rapatkan bagian belakang palet dengan cara gunting memanjang lanskap dan letakkan pada dasar calon vertikal garden Anda dan rekatkan dengan stepler tembak.
  5. Nah, dengan begitu, Anda hanya tinggal mengisi palet kayunya dengan tanah dan pupuk.
  6. Terakhir, masukan bunga atau bibit.

Menggunakan Cara Digantung

Jika Anda masih tidak yakin dengan teknik menanam di dinding, coba pertimbangkan untuk menggunakan cara gantung. Yang satu ini super simple, begini tipsnya:

  1. Buat besi yang dibentuk seperti tralis atau jeruji. Tidak lupa, pilih tembok mana yang akan dijadikan green wall dan Anda tinggal memasang tralisnya di tembok tersebut.
  2. Persiapkan pot isi tanaman yang akan digunakan. Sebisa mungkin jangan terlalu berat.
  3. Gunakan media seperti botol kaca bekas atau untuk semakin menarik, Anda bisa menggunakan bekas lampu bohlam.
  4. Berikan pegangan pada sisi pot atau media apa pun yang akan digunakan. Setelahnya, Anda tinggal mengaitkannya pada tralis tadi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Taman Vertikal:
Jangan buru-buru membuat green wall, taman berdiri, atau apa pun julukannya. Ada beberapa hal yang musti Anda ingat agar semua bisa berjalan dengan baik. Untuk lebih lengkapnya dapat anda lihat pada link ini.

  • Jenis Tanaman
    Tidak semua jenis tanaman bisa ditanam untuk vertical garden. Sebisa mungkin, pilih tanaman yang jangka waktu untuk tumbuh besarnya memerlukan waktu yang lama. Hal ini supaya taman mungil Anda panjang umur.
  • Arah Matahari
    Jika Anda menanam tanaman, perlu juga mencari tahu apakah itu termasuk tanaman penyuka matahari atau sebaliknya. Ini nantinya akan memengaruhi lokasi pemasangan yang tepat. Apabila asal saja, bukannya hidup subur, tanaman bisa layu malah mati.
  • Pengelolaan Listrik
    Listrik berkaitan dengan asupan listrik untuk taman mini Anda di rumah. Untuk mengairi dengan lancar, pastilah membutuhkan pasokan listrik yang baik. Pun setidaknya, Anda memiliki alat yang dapat mencadangkan aliran listrik apabila sewaktu-waktu padam.

Nah, di atas hanyalah sebagian dari beberapa pilihan cara membuat taman vertikal. Beragam sekali bukan? Belum lagi termasuk sistem Green Wall dari Greenpad yang lebih efisien dan praktis. Bahkan beberapa bisa dibuat dari bahan sederhana dan dalam jangka waktu yang singkat. Jadi, sudah putuskan cara mana yang ingin dicoba di rumah?